Menghubungkan website DirectAdmin kamu ke Cloudflare memberikan banyak keuntungan, seperti perlindungan anti-DDoS, Web Application Firewall (WAF), caching global (CDN), dan sertifikat SSL/TLS gratis.
1. Tambahkan Domain ke Akun Cloudflare
- Masuk ke Cloudflare Dashboard dan klik Add Site.
- Masukkan nama domain kamu (contoh:
domainkamu.com), lalu pilih paket Free Plan. - Cloudflare akan memindai DNS record domain kamu secara otomatis.
2. Arahkan Nameserver Domain ke Cloudflare
- Salin 2 Nameserver yang diberikan oleh Cloudflare (misal:
alina.ns.cloudflare.com&kevin.ns.cloudflare.com). - Buka panel tempat kamu membeli domain (Registrar / Client Area) dan ubah Custom Nameserver domain kamu ke Nameserver Cloudflare tersebut.
- Tunggu proses propagasi DNS (biasanya 5β30 menit).
3. Konfigurasi DNS Records Website
Pada menu DNS -> Records di Cloudflare, pastikan:- Root Domain (
@): TypeA, Point toIP Server DirectAdmin, Proxy status: Proxied (Awan Oranye). - Subdomain (
www): TypeAatauCNAME, Point to@/IP Server DirectAdmin, Proxy status: Proxied (Awan Oranye).
4. Konfigurasi Enkripsi SSL/TLS
Buka menu SSL/TLS -> Overview di Cloudflare:- Encryption Mode:
- Pilih mode Full (jika kamu sudah mengaktifkan SSL Letβs Encrypt di DirectAdmin).
- Atau pilih mode Flexible (jika server asal belum memasang SSL sertifikat).
- Buka submenu SSL/TLS -> Edge Certificates:
- Aktifkan Always Use HTTPS (agar semua request otomatis dialihkan ke HTTPS).
- Aktifkan Automatic HTTPS Rewrites.
5. Mengaktifkan Fitur Keamanan & Proteksi DDoS
Buka menu Security di Cloudflare untuk meningkatkan proteksi:- Security Level: Ubah ke Medium atau High untuk mencegah serangan bot.
- Bot Fight Mode: Aktifkan fitur ini di menu Security -> Bots untuk memblokir automated scraper & bot berbahaya.
- Under Attack Mode: Jika website kamu sedang mengalami serangan DDoS massal, aktifkan mode ini di menu Overview untuk menampilkan halaman verifikasi Cloudflare Turnstile kepada setiap pengunjung.
